Seiring perkembangan teknologi, banyak fitur baru yang ditambahkan pada smartphone untuk meningkatkan pengalaman pengguna. Namun, beberapa fitur ini lebih bersifat estetika dan tidak memiliki manfaat nyata dalam penggunaan sehari-hari.
Beberapa tahun lalu, fitur 3D dan AR menjadi tren dalam industri smartphone. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk menikmati konten 3D dan berinteraksi dengan objek virtual dalam dunia nyata. Namun, penggunaan fitur ini sangat terbatas dan tidak banyak aplikasi yang mendukungnya.
Contohnya, Samsung Galaxy S9 yang diluncurkan pada tahun 2018 memiliki fitur AR Emoji yang memungkinkan pengguna untuk membuat emoji 3D yang dapat bergerak dan berekspresi. Namun, fitur ini hanya dapat digunakan dalam aplikasi perpesanan dan media sosial tertentu.
Spesifikasi teknis fitur AR Emoji ini termasuk kemampuan untuk mendeteksi gerakan wajah dan mengenali ekspresi pengguna. Namun, fitur ini tidak banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari dan lebih bersifat sebagai fitur yang keren untuk ditampilkan.
Fitur pengenalan wajah 3D juga menjadi tren dalam beberapa tahun terakhir. Fitur ini menggunakan teknologi yang lebih canggih daripada pengenalan wajah 2D untuk mengenali wajah pengguna dan membuka kunci perangkat.
Contohnya, Apple iPhone X yang diluncurkan pada tahun 2017 memiliki fitur Face ID yang menggunakan teknologi 3D untuk mengenali wajah pengguna. Namun, fitur ini tidak banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari dan lebih bersifat sebagai fitur keamanan yang canggih.
Spesifikasi teknis fitur Face ID ini termasuk kemampuan untuk mendeteksi gerakan wajah dan mengenali ekspresi pengguna. Fitur ini juga memiliki tingkat keamanan yang lebih tinggi daripada pengenalan wajah 2D.
Fitur wireless charging juga menjadi tren dalam beberapa tahun terakhir. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk mengisi baterai perangkat tanpa menggunakan kabel.
Contohnya, Samsung Galaxy S21 yang diluncurkan pada tahun 2021 memiliki fitur wireless charging yang dapat mengisi baterai perangkat dengan kecepatan 15W. Namun, fitur ini tidak banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari dan lebih bersifat sebagai fitur yang keren untuk ditampilkan.
Spesifikasi teknis fitur wireless charging ini termasuk kemampuan untuk mengisi baterai perangkat dengan kecepatan 15W dan memiliki jarak pengisian yang lebih panjang daripada fitur wireless charging lainnya.
Fitur-fitur di atas lebih cocok untuk pengguna yang ingin memiliki perangkat dengan teknologi canggih dan fitur yang keren. Namun, untuk pengguna yang hanya ingin memiliki perangkat yang fungsional dan tidak terlalu memperhatikan fitur yang keren, maka fitur-fitur di atas tidak terlalu penting.
Estimasi harga untuk perangkat dengan fitur-fitur di atas bervariasi tergantung pada merek dan model perangkat. Namun, pada umumnya, perangkat dengan fitur-fitur di atas memiliki harga yang lebih mahal daripada perangkat tanpa fitur-fitur tersebut.
Contohnya, Apple iPhone X yang diluncurkan pada tahun 2017 memiliki harga sekitar Rp 14 juta. Sementara itu, Samsung Galaxy S21 yang diluncurkan pada tahun 2021 memiliki harga sekitar Rp 10 juta.
Untuk memilih perangkat yang sesuai dengan kebutuhan, pastikan Anda mempertimbangkan beberapa faktor seperti fitur yang dibutuhkan, budget, dan kegunaan perangkat. Jangan terlalu memperhatikan fitur yang keren jika Anda tidak membutuhkannya.
Pastikan Anda juga membaca review dan ulasan dari pengguna lain sebelum membeli perangkat. Ini dapat membantu Anda mendapatkan gambaran yang lebih jelas tentang kelebihan dan kekurangan perangkat.
Fitur-fitur yang kelihatan keren tapi tidak berguna sama sekali dapat membuat perangkat menjadi lebih mahal dan tidak sesuai dengan kebutuhan. Pastikan Anda mempertimbangkan beberapa faktor seperti fitur yang dibutuhkan, budget, dan kegunaan perangkat sebelum membeli perangkat.